Kamis, 16 April 2020

Pengertian NDT Dalam Pembangunan


Dalam suatu bangunan ataupun alat- alat industri, mempunyai suatu material ataupun komponen dari besin yang bergunda dalam dunia industri, supaya bisa senantiasa melanjutkan suatu alat- alat tersebut umumnya dicoba suatupengujian NDT kepada mesin maupun material dari perlengkapan, buat menghindari kehancuran pada material, pengujian tersebut umumnya dicoba oleh seseorang engineer lewat Jasa NDT.
NDT ataupun yang umumnya di sebut dengan Non Destructive Test ialah suatu tata cara pengujian pada objek uji, aktivitas pengujian tersebut berbentuk objek semacam( Material bangunan, rangka besi, pipa, dll)pengujiantersebut buat bisa mengenali dengan jelas menimpa keadaan/ energi kuatdari objek yang di uji, serta bisa mengenali apabila terjalin kehancuran maupun keretakan pada objek yang lagi di uji ataupun
Dalam pengujian NDT ada sebagian tata cara ialah meliputi:
• Radiography Test ialah suatu pengujian yang mengunakan Cahaya X ataupun biasa di sebut dengan cahaya gamma buat pengujian nya, Cahaya tersebut digunakan buat menembus material ataupun barang padat dari
objek yang di uji, buat mengenali serta melaksanakan analisa pada objek apabila hadapi kehancuran pada bagian dalam material, hasil tersebut hendak timbul nampak bayangan yang mencuat serta berbeda pada film
• Magnetic particle insprection suatu pengujian buat mendetaksi terdapatnya kehancuran pada permukaan yang mempunyai watak energi magnet, pada dasar nya, bagian material yang rusak hendak membentuk medan magnet baru, serta
dengan perlengkapan tertentu yang digunakan medan magnet yang terpotong hendak dengan sendirinya sampai berkumpul pada dekat medan magnet yang rusak sampai bisa di ketahui
• Dye penetrant test ialah metode buat mengetahui kehancuran berbentuk retakan pada sambungan ataupun dari hasil lasan, tata cara dyne penetrant bukanlah terbilang susah,bagian pada material yang sudah di jalani
las di bagikan carian penetrant yang mempunyai energi buat melewati cela kecil pada sesuatu barang da sanggup mengangkut kembali cairan yang telah di
kehancuran yang membolehkan terjalin pada perlengkapan, Dalam Pengujian NDT tersebut memiliki prioritas buat supaya senantiasa mencermati objek uji dengan tujuan supaya objek uji tersebut tidak hadapi kehancuran/ berakibat dampakPada proses pengujian NDT, pengujian umumnya dicoba 2x ataupun lebih bergantung dari berapa banyak bagian yang dibutuhkan pada pengujian meliputi:
• Pengujian pada material maupun nilai kualitas pada isi objek uji.
• Pengujian material ataupun objek yang cocok dengan standart, sehabis material tersebut digunakan dalam jangka waktu lama.
terbentuknya kehancuran pada material objek dengan metode melaksanakan analisa dari keseriusan gelombang yang di terima, perlengkapan yang umumnya digunakan bernama Perlengkapan UPV.,PT Testindo Industri yang bergerak dalam bidang Testing& Measurement yang sudah banyak melaksanakan pengujian terhadap bangunan serta perlengkapan industri sediakan jasa NDT/ Non Destructive Test, jasa NDT tersebut hendak di jalani oleh handal, yang berpengalaman dalam pengujian, serta bisa menciptakan informasi yang valid dalam pengujian nya, buat melaksanakan pemesanan jasa NDT bisa menghubungi PT Testindo lewat: 0822- 5870- 6420 ataupun menghubungi lewat email:


Selasa, 14 April 2020

Apa itu Kalibrasi?


Alat pengukuran merupakan sebuah alat yang dibutuhkan dalam sebuah pembangunan, alat yang mampu mendeteksi kuat bangunan ataupun kuat dari material yang ada pada sebuah bangunan menjadikan instrument sebagai alat ukur yang baik dalam menganalisa/pengukuran pada struktur bangunan, hasil pengukuran dari analisa/pengukuran mengunakan instrument merupakan hasil yang valid dan telah di tetapkan berdasarkan standarisasi internasional, namun  alat ataupun sensor dari suatu instrument bila di gunakan dalam jangka waktu lama serta tampa adanya perawatan akan berdampak pada alat instrument, drift atau perubahan nilai tetap pada instrument maka dari itu diperlukan nya Kalibrasi ataupun dapat melalui JasaKalibrasi.

Kalibrasi merupakan proses verifikasi sesuatu perlengkapan Instrument dengan metode menyamakan dengan perlengkapan Instrument pada standar ukur ke standar yang telah di tetapkan, sensor dari instrument ataupun penilaian instrument dapat berubah seriring jalan nya waktu maupun apabila terjadi kerusakan pada instrument, diperlukan sebuah kalibrasi untuk mengatur atau melakukan pembenaran nilai pada instrument maupun sensor agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang telah di tetapkan oleh standart internasional, kalibrasi memiliki tujuan baik untuk instrument yaitu:
  • Dapat kembali memastikan kelayakan perlengkapan ukur serta sensor yang di pakai.
  • Memastikan hasil yang di peroleh cocok dengan standart yang sudah di tetapkan.
  • Melakukan analisa, melaksanakan analisa pada tiap keakuratan perlengkapan ukur tersebut supaya bisa di perbaiki.
  • Mendeteksi besaran nilai dari kesalahan konvensional dari hasil pengukuran pada instrument.


Dan manfaat kalibrasi adalah
  • Memperpanjang usia alat instrument, nilai pada alat ukur akan tetap sesuai seperti spesifikasi awal.
  • Dapat mengetahui perbedaan nilai yang benar dengan nilai yang tidak wajar pada alat ukur.
  • Dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan.
  • Mengurangi penarikan produk yang sesuai dengan standart pengukuran.


Metode kerja proses kalibrasi ialah menetapkan standart pengukuran yang mengacu pada standart internasional, kemudian menetapkan nilai pada objek ukur pada perlengkapan instrument, serta memastikan nilai dari nilai penyimpangan, secara garis besar kalibrasi ialah sesuatu proses yang di jalani buat membiasakan perlengkapan instrument/ perlengkapan ukur sehingga cocok dengan standart.
PT Testindo membuka jasa layanan Kalibrasi Instrument, proses dalam kalibrasi tersebut akan di lakukan oleh ahli yang telah bersertifikat dan professional dalam bidang Alat uji/Instrument, untuk pemesanan jasa kalibrasi tersebut dapat menghubungi nomor: 021 29563045 ataupun Email:sales@testindo.com




Senin, 13 April 2020

Tujuan Dari Dewatering



Pembangunan sebuah bangunan, pastinya memerlukan sebuah galian yang cukup dalam, penggalian tersebut berkaitan dengan pembuatan basement ataupun pondasi dari bangunan yang menjadi tumpuan dari sebuah bangunan dapat berdiri dengan kuat, penggalian basement di buhkan untuk sebuah gedung basement biasanya menjadi tempat kontrol dari listrik ataupun menjadi tempat parker sebuah gedung, dari hal tersebut membuat penggalian yang dalam menjadi suatu kewajiban yang harus di lakukan pada saat pembangunan sebuah gedung, dalam penggalian tersebut tentunya melewati beberapa lapisan tanah dan pastinya mengeluarkan air tanah, air tanah tersebut dapat berdampak pada pembangunan yaitu menghambat pembangunan akibat genangan air pada lokasi konstruksi. untuk mengeluarkan air tanah tersebut biasanya di gunakan sebuah proses dewatering.

Dewatering merupakan sebuah proses pembuangan air yang muncul pada permukaan tanah, hingga menghambat air tanah, dalam melakukan dewatering diperlukan nya sebuah rencana yang benar-benar matang, agar tidak menimbulkan banyak nya kerugian, rencana tersebut berupa sebuah pengamatan yang di lakukan pada permukaan tanah untuk mengetahui debit air tanah ,lalu memastikan lokasi pembuangan air tersebut agar tidak berdampak pada kerugian pada sekitar lokasi pembangunan, selain itu jumlah pompa ataupun pemompaan harus di amati agar tidak melakukan pembuangan air tanah secara belebihan.

Tujuan dewatering adalah:
  • Melakukan Kontrol terhadap air tanah agar tidak keluar dari keluar pada area lokasi konstruksi, namun tidak boleh di keluarkan secara berlebihan.
  • Mencegah penggalian pada lapisan tanah basah yang masih mengandung air.
  • Proses mengontrol kepada tanah yang pingiran lokasi konstruksi agar stabil.


Dalam proses dewatering tersebut wajib di lakukan dengan pengawasan  yang pasti, agar tidak dapat menimbulkan kerugian pada area konstruksi ataupun di area sekitar konstruksi, apabila pompa di biarkan melakukan pembuangan air tanah secara berlebihan akan berdapak pada :
  • Penurunan permukaan tanah.
  • Lokasi pada sekitar konstruksi dapat mengalami kekeringan.

Dewatering memiliki beberapa metode yang di gunakan untuk mengurangi debit air tanah pada lokasi pembangunan, akan tetapi terdapat sebuah metode dewatering yang biasanya di lakukan metode tersebut adalah metode pumping, metode pumping merupakan sebuah metode dengan mengumpulkan pada suatu sudut pembangunan, lalu memompa keluar air tanah dari lokasi pembangunan, pada metode pumping sendiri terbilang tidak membutuhkan waktu lama sebab tidak membutuhkan pengeboran dalam dan hanya menggunakan beberapa pipa pada penampungan air.

PT Testindo merupakan Perusahaan swasta yang bergerak dalam Monitoring & Measurement di Indonesia, Membuka jasa dewatering yang ramah terhadap lingkungan dan akan di kerjakan oleh professional hingga dapat menghasilkan hasil yang baik, untuk melakukan pemesanan jasa dewatering dapat menghubungi PT Testindo melalui nomor: 0822-5870-6420 ataupun dapat menghubungi melalui Email: sales@testindo.com



Selasa, 04 Agustus 2015

UJI TARIK DENGAN UNIVERSAL TESTING MACHINE

Universal Testing Machine atau kepanjangan dari UTM merupakan sebuah alat yang dipergunakan untuk menguji suatu kekuatan bahan material, dengan jenis pengujian secara statis yang berupa uji tarik (Tensile Tester), uji kelenturan (Bend Tester), uji tekanan (Compression Tester), maupun pengujian secara dinamika yang berupa Fatique Tester.  Universal Testing Machine mampu menguji berbagai bahan material seperti, pengujian berbahan karet, berbahan tekstil, berbahan kayu, berbahan plastik, pengujian kertas, asphalt, composite, bahan makanan dan berbagai jenis material lainnya. 

Universal Testing Machine merupakan sebuah mesin yang dipergunakan untuk menguji suatu tegangan daya tarik dan kekuatan daya tekan bahan / material. Mesin UTM ini telah terbukti bahwa mesin ini dapat melakukan daya tarik dan test kompresi pada bahan material, struktur dan komponen. 

Secara umum pengujian yang memerlukan Universal Testing Machine (UTM) adalah untuk Uji Tarik (Tensile Test) dan untuk Uji Tekanan (Compression Tester). Pengujian yang serupa dengan uji tarik adalah Tear test, Fatigue test, Peal test, dan Shear test. Sedangkan pengujian yang serupa dengan Tensile Test adalah Flexural test atau sering disebut dangan uji kelenturan / lentur.  

 Pada Umumnya produk industri yang menggunakan berbahan karet, kayu, plastik, tekstil, metal dan berbagai macam bahan produk industi, biasanya akan membutuhkan Universal Testing Machineini. Uji tekan dengan Universal Testing Machine berfungsi untuk mengetahui kekuatan  terhadap gaya tekan. Caranya dengan memberikan gaya tekanan kepada bahan yang akan diuji. Untuk melakukan uji tekanan, kita perlu benda uji yang lain.  

Benda uji tersebut dipasang pada mesin uji (yang mirip dengan alat uji tarik)
 dengan daya tekanan yang semakin bertambah besar menekan pada batang tersebut, maka batangan tersebut akan menjadi pendek / mengecil dan pada akhirnya akan rusak dan pecah.

Kami dari Testing Indonesia memiliki Universal Testing Machine dengan keunggulannya dalam teknologi dan sangat direkomendasikan untuk membantu aktifitas Anda, dalam melakukan pengujian. Tentu saja kami juga memberikan Anda harga yang kompetitif untuk mendapatkan Universal Testing Machine kami. 

Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi bagian sales kami di 
021-2956-3045 atau melalui email di sales@testingindonesia.com 

Jumat, 31 Juli 2015

Mengenal Tentang Balancing Machine

Balancing machine ?? 
Apa itu balancing machine? 

Balancing Machine adalah sebuah alat ukur yang digunakan untuk penyeimbangan pada bagian mesin yang berputar, contohnya rotor untuk motor listrik, turbin, kipas angin, baling-baling, rem cakram, disk dhrive dan mesin pompa. Biasanya terdapat dua tiang kaku (keras,kuat) pada mesin Balancing Machine, dengan sebuah suspensi dan bantalan pada atas dapat mendukung platform mounting. Unit yang akan diuji akan melesat ke platform dan akan di putar dengan belt (sabuk), udara, atau pun dengan End DriveSuspensi pada mesin balancing akan mendeteksi bagian unit yang sedang diputar dengan bantuan sensor dan informasiyang digunakan untuk menentukan  jumlah ketidakseimbangan di bagian. 


 Seiring dengan perkembangan informasi frasa, mesin mampu menentukan berapa banyakkah dan mampu menentukan dimana kita menambah bobot untuk menyeimbangkan bagian unit yang di uji.   Ada dua jenis utama pada mesin Balancing Machine yaitu, Soft Bearing (bantalan lembut) dan Hard Bearing (bantalan keras). Perbedaan dari kedua jenis tersebut adalah bukan dari bantalan / alasnya, melainkan dari kekuatan suspensinya. Dalam sebuah mesin Hard Bearing,penyeimbangan dilakukan pada frekuensi ynag jauh lebih rendah ketimbang frekuensi resonansi suspensi. Sedangkan pada Soft Bearing, penyeimbangan umumnya dilakukan pada frekuensi yang lebih tinggi dari frekuensi resonansinya.

Kedua jenis mesin 
Balancing Machine memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan , sebuah mesin Hard Bearing umumnya lebih fleksible dan dapat menangani berbagai pemotongan dengan sangat berat, dikarenakan mesin Hard Bearing ini mengukur kekuatan sentrifugal dan hanya membutuhkan sekali kalibrasi saja. 



Minggu, 26 Juli 2015

Ingin Upgrade Testing Machine Anda ?

Upgrade Testing Machine adalah salah satu penawaran jasa kami yang mungkin akan sangat membantu anda dalam sebuah investasi terbaik dalam alat testing machine anda. Dan Upgrade Testing Machine ini merupakan salah satu solusi terbaik bagi lingkungan karena memenuhi siklus 3R  (Re-use, Re-duce, Recycle)

Akan ada banyak keuntungan untuk memoderenisasikan peralatan testing machine anda yaitu :

  1. 1. Penghematan biaya yang cukup signifikan dari mesin itu sendiri dibandingkan dengan yang baru.
  2. 2.  Tabungan lainnya menggunakan sames beban sel yang mungkin sebagian besar waktu.
  3. 3. Grip (daya cengkram) yang ada dan perlengkapan dapat melanjutkan serta menambah tabungan.
  4. 4. Extensometers dan aksesoris lainnya biasanya dapat disesuaikan pada sistem kontrol yang baru.
Semua penyimpanan dimasa yang akan datang telah digantikan oleh :
  1. 1. Manfaat teknologi kontrol yang baru seperti saat ini biasanya membuat mesin seperti baru.
  2. 2. Software baru sekarang dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan baru atau untuk meningkatkan integrasi hasil uji alat testing machine dengan data produksinya.
  3. 3. Berdasarkan pada umumnya fakta bahwa frame mesin uji tidak memiliki usia secepat alat elektronik sehingga memungkinkan untuk dengan mudah memberikan 2 atau 3 kehidupan.
  4. 4. Upgrade testing machine juga dapat dilengkapi dengan aksesoris baru yang sering memberikan pembenaran yng baik untuk meng-Upgrade Testing Machin.
Kami telah memiliki pengetahuan yang unik tentang bagaimana semua mesin alat uji test (tensile test) bekerja dan proses tersebut dapat dijelaskan secara singkat sebagai:
  1. 1. Penghapusan semua alat elektronik yang telah usang serta yang sudah tua.
  2. 2. Pembersihan dan pemeriksaan instrument.
  3. 3. Instalasi kontrol baru dan komponen baru juga tentunya.
  4. 4. Koneksi aksesoris dan istalasi yang baru.
Hal ini kemudian memungkinkan untuk memberikan siklus hidup baru untuk sekrup putar atau idrolik alat test menjasi lebih bertenaga menggunakan salah satu dari 3 tingkatan teknologi kami : pro, Ahli, dan dinamis.

Untuk mengetahui secara detail Upgrade Testing Machine, Kami persilahkan bagi anda untuk dapat menghubungi kami di no 0815 614 1954 atau 021 7078 0176, atau dapat mengirim email ke bagian pemasaran kami di sales@testingindonesia.com

Rabu, 08 Juli 2015

PROMOSI KEMAMPUAN INDUSTRI MATERIAL DASAR LOGAM HILIR


PT Testindo turut meramaikan pameran "  " yang berlangsung selama 4 hari dari tanggal 23-26 Juni 2015 dan dibuka untuk umum mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa 23 Juni 2015.


Dalam upaya menekan penggunaan jumlah produk impor dan mendorong tumbuhnya industri dalam negeri khususnya industri material dasar logam, Kementerian Perindustrian telah menjalankan salah satu program strategis yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).


“Melalui program P3DN, pemerintah memberikan dukungan agar mampu menjadi pemicu untuk meningkatkan penggunaan produk logam dalam negeri, terutama terhadap proyek-proyek yang dibiayai oleh APBN,” ungkap Menteri Perindustrian Saleh Husein dalam sambutannya pada pembukaan Pameran Produk Industri Material Dasar Logam di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa 23 Juni 2015.


Menperin menegaskan, sebagai salah satu industri dasar yang menunjang produksi barang modal dengan logam sebagai bahan baku utamanya, industri logam memiliki peranan yang cukup besar terhadap pengembangan industri nasional.

“Mencapai hingga 85%, seluruh komponen utama dari peralatan atau mesin yang digunakan dalam kegiatan industri terus disuplai oleh industri logam,” ungkapnya. Pada tahun 2014, pertumbuhan industri material dasar logam sebesar 5,89%.

Sementara itu, untuk menjamin ketersediaan pasokan bahan baku, Kementerian Perindustrian telah mendukung program pengembangan industri logam berbasis sumber daya lokal.


“Prospek industri logam nasional di masa mendatang sangat baik, dilihat dari sisi demand yang seharusnya direspon dengan meningkatkan suplai melalui optimalisasi utilisasi maupun investasi baru,” tutur Menperin.

Potensi bahan baku di dalam negeri yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal, juga menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing produk.


Beberapa industri nasional telah memanfaatkan peluang tersebut dengan melakukan perluasan. ”Oleh karena itu, Pemerintah akan terus berupaya untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif agar dunia usaha tetap bergairah melakukan investasinya di Indonesia,” tegas Menperin.


Dapat disampaikan, pameran dengan memilih tema “Promosi Kemampuan Industri Material Dasar Logam Hilir” dilaksanakan pada tanggal 23-26 Juni 2015 dan dibuka untuk umum mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB, diikuti sebanyak 32 perusahaan logam hilir yang menempati 41 booth dan area display serta Balai Besar Logam & Mesin (BBLM) dari Kementerian Perindustrian dan Balai Pengembangan Teknologi IKM Logam dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pameran tersebut juga didukung oleh para anggota asosiasi Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA), Asosiasi Produsen Aluminium Ekstrusi Indonesia (APRALEX), Asosiasi Pabrik Kabel Listrik Indonesia (APKABEL), Asosiasi Produsen Kompor Gas Indonesia (APKOGI), dan Asosiasi Industri Tabung Baja (ASITAB).

Pada kesempatan itu, Menperin memberikan apresiasi kepada para peserta dan pihak-pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Pameran Produk Industri Material Dasar Logam. ”Diharapkan, melalui event ini, masyarakat mengetahui kemampuan industri logam di dalam negeri dan menyadari akan pentingnya penggunaan produk dalam negeri untuk memajukan industri logam nasional,” tegasnya.


sumber : http://testingindonesia.blogspot.com/2015/07/pameran-promosi-kemampuan-industri.html